Di era digital, gadget sering menjadi solusi cepat bagi orang tua untuk menenangkan anak. Namun, di balik kepraktisan tersebut, berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berlebihan pada balita dapat berdampak serius pada tumbuh kembang mereka.
Bahaya penggunaan gadget sebagai “pengasuh” Balita
· Keterlambatan bicara : karena minimnya komunikasi dua arah sehingga membuat balita kurang lancar dalam kemampuan berbicara
· Masalah kesehatan fisik : memicu beresiko obesitas karena kurang bergerak, gangguan tidur serta kerusakan mata dan otak
· Gangguan emosi dan temper tantrum : anak akan lebih mudah marah, kurang sabaran serta sulit mengendalikan dirinya disaat gadged diambil.
· Kurangnya empati dan kemampuan sosial : balita kesulitan berinteraksi dengan lingkungan nyata dan kehilangan kepekaan sosial.
· Gangguan fokus belajar : karena kecanduan anak menjadi tidak focus dalam belajar, membuat daya ingat menurun serta mudah bosan.
Langkah yang tepat untuk bisa lepas dari pengasuh gadget
1. Menjadi contoh / teladan yang baik : kurangi bermain gadget dihadapan anak, agar anak tida ikut-ikutan bermain gadget
2. Alihkan dengan bermain fisik : agar anak tidak merasa jenuh serta berikan permainan yang memicu anak belajar seperti mewarnai, bermain puzzle dan sebagianya
3. Quality time bersama anak : luangkan waktu setidaknya 30-60 menit untuk bermain, mengobrol dan berinteraksi aktif bersama anak.
Besar harapan saya agar para orang tua bisa lebih bijak dalam pola pengasuhan anak agar anak tidak mengalami kendala dalam perkembangan dan pertumbuhan nya, karena gadget sisi negatif pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Gadget bukanlah musuh, tetapi juga bukan pengganti peran orang tua. Dengan pendampingan yang tepat, anak tetap bisa mengenal teknologi tanpa kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Di Buat Oleh : Ira Lestari
Desa Neglasari memiliki aparatur desa yang Profesional dan Berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
Komentar Warga
Silakan berkomentar dengan sopan dan santun. Semua komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.
Tulis Komentar
Silakan masuk dengan NIK & Kata Sandi akun pelayanan Anda untuk dapat berkomentar.
Masuk Akun